Setelah melalui tahap awal yang cukup sulit, Junior kini mulai mendalami karakternya. Ia membaca naskah secara detail dan rutin berdiskusi dengan sutradara untuk memahami arah cerita dan emosi yang harus dibangun. “Aku baca script, coba bayangin situasinya dan diskusi supaya arahnya jelas,” ungkapnya.
Untuk tetap fokus sebelum syuting dimulai, ia biasa mencari tempat tenang agar suasana hatinya lebih stabil. Cara ini membantunya untuk tampil konsisten dari satu adegan ke adegan lain.
Belajar dan Membangun Chemistry dengan Pemain Lain
Salah satu momen yang sangat berarti bagi Junior adalah saat bekerja dengan aktor senior Anjasmara. Ia merasa Anjasmara memiliki kemampuan akting yang kuat serta disiplin. “Dia tenang tapi saat take bisa langsung berubah, itu bisa dicontoh,” ujarnya.
Berakting bersama Esta Pramanita dan Shanice Margaretha membuat proses membangun chemistry menjadi lebih mudah karena mereka sudah saling mengenal sebelumnya. Selain itu, dukungan dari rekan-rekan pemain membuatnya lebih cepat merasa nyaman di lokasi syuting.
Menjaga Stamina dan Harapan
Padatnya jadwal syuting membuat Junior harus lebih menjaga kesehatan fisiknya. Ia menceritakan pernah mengalami kondisi tidak sehat dalam proyek sebelumnya, sehingga kali ini akan lebih fokus pada kesehatannya. “Kalau udah ngerasa nggak enak badan, biasanya suntik vitamin C biar besoknya sehat lagi,” ujarnya.
Dengan kehadirannya di pertengahan cerita ini, Junior berharap penonton bisa menerima dirinya dan merasakan emosi yang ia bangun dalam setiap adegan. Ia juga berharap Cinta Sedalam Rindu terus menghadirkan cerita menarik yang bisa menghibur penggemar setianya.
sumber : liputan6.com